PURBAYA DISEBUT MEMINTA DATA PRIBADI UNTUK PENYALURAN BANTUAN KEMENKEU

DATA INFORMASI KLARIFIKASI
SUMBER HOAKS
TIKTOK
KANAL ADUAN
TIKTOK
BUKTI ADUAN
VIDEO
PETUGAS CEK FAKTA
Tommy Sutami
DILIHAT
42 KALI

Jum'at, 24 Juli 2026

[HOAKS : MANUPULATED CONTENT]


Beredar sebuah video di TikTok yang menampilkan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa seolah-olah meminta masyarakat mengirimkan data pribadi untuk memperoleh bantuan dari Kementerian Keuangan. Unggahan tersebut juga menyertakan tautan atau nomor yang diklaim sebagai sarana pendaftaran bantuan. 


CEK FAKTA : 

Berdasarkan hasil penelusuran, informasi tersebut tidak benar. Dilansir dari TURNBACKHOAX, tautan tersebut mengarah ke sebuah formulir yang meminta pengguna mengisi nama lengkap sesuai KTP serta nomor Telegram yang masih aktif. Setelah itu, pengguna diminta memasukkan kode verifikasi Telegram. Pola ini mengindikasikan adanya upaya phishing atau pencurian data pribadi. 


Video asli tersebut merupakan Sarasehan Ekonomi Bersama Presiden Republik Indonesia dokumentasi pidato Purbaya saat menjabat sebagai Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) pada 8 April 2025, sehingga narasi dalam unggahan yang beredar telah dimanipulasi.


KESIMPULAN : informasi yang mengklaim Menteri Keuangan Purbaya meminta data pribadi untuk penyaluran bantuan Kementerian Keuangan adalah salah. Video tersebut merupakan hasil manipulasi (deepfake) dan berpotensi digunakan untuk memperoleh data pribadi masyarakat. 


RUJUKAN : 

TURNBACKHOAX

YOUTUBE


Teks : Salwa Aqila Putri Wardhana @ssalwaqila